Selasa, 01 Januari 2013

Kebodohan Masyarakat Setiap Tahun Baru

Tak dapat di pungkiri perayaan tahun baru itu sangat luar biasa,setiap orang terhipnotis untuk ikut serta di dalamnya.Namun tanpa di sadari,seseorang telah berbuat kebodohan dalam acara itu.
Kebodohan masyarakatnya dimulai sejak malam tahun baru.
Hari ini adalah tahun baru 2013, sejak tahun 2000 pesta tahun baru memang sangat luar biasa.tak peduli agama apa yang dianut, walaupun tahun masehi sebetulnya adalah perayaan kelahiran Tuhan orang kristen yaitu yesus.

Tapi disini tidak kita bicarakan tentang agama, karena itu menurut kepercayaan dan keyakinan masing-masing
Namun disini saya hanya ingin mengungkapkan tentang kebodohan-kebodohan masyarakat indonesia, apa saja?

1. Kebanyakan yang merayakan tahun baru adalah dari kalangan generasi muda, kita tau generasi muda adalah sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa.
Kita tau, mahasiswa dan pelajar masih dibiayai oleh orang tua.tapi tahun baru menghabiskan duit orang tua dengan perbuatan hura-hura dan sia-sia. Kalau anak orang kaya, mungkin banyak duitnya, kalau anak orang miskin?

2.Perayaan malam tahun baru ada diposisi akhir tahun (malam). Biasanya ekonomi mahasiswa sedang morat marit diakhir bulan. Karena menunggu kiriman orang tua.
Tapi sayang, demi malam itu rela berutang hanya untuk foya-foya.

3.Pacaran hingga larut malam, yang lebih parah kalau pacarnya masih perawan saat pergantian tahun baru di”perawani”.
Dari ketiga poin tersebut jelas kebodohan masyarakat dan generasi muda akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Karena apa?

Generasi muda hari ini akan jadi pemimpin masa mendatang sedangkan generasi dibelakang yang akan datang akan mengikuti generasi diatasnya (melihat kebiasaan yg terjadi dalam masyarakat)

Jadi jika generasi sekarang sudah gila hura-hura dan foya-foya, tak heran jika nanti jadi pejabat dan anggota DPR akan lebih gila. Karena sudah punya duit banyak dan sudah bisa cari duit sendiri. Dan tidak mengherankan jika nanti korupsi merajalela bertambah..
Seharusnya?
Seharusnya momentum tahun baru menjadi sarana instrospeksi diri dan membuka lembaran baru dengan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Tapi jika malam tahun baru sudah berhutang untuk berfoya-foya, mengencani pacar, minum-minuman keras. Bukankah ini mengundang bencana dan merusak diri di awal,pertengahan hingga akhir tahun?
Misalnya anda berhutang 2 juta untuk foya-foya malam tahun baru. Besoknya anda sudah mulai pening memikirkan bagaimana membayar utang anda.kalau anda tidak sanggup membayar dalam waktu tertentu, maka anda akan bermasalah dengan pemberi utang, ini pertama.
2.Jika anda minum-minuman keras dalam pesta tahun baru, efeknya akan anda rasakan sejak pagi hari sampai akhir tahun, karena orang mabuk-mabukan pikirannya akan tidak waras hingga akhir tahun bahkan sampai seumur hidup kalau tidak bisa diobati.
3.Kalau melakukan hubungan intim dengan pacar, tunggulah efek akan lahir anak-anak haram beberapa bulan kedepan yang tidak diakui dan tidak mau tanggung jawab.sehingga kita lihat nanti ada anak yang dibuang, dititip dirumah kepala desa,atau ada yang dibunuh di letakkan ditong sampah.
Atau kasus aborsi kian meningkat.
4. Malam tahun baru Mengahbiskan uang banyak-banyak hanya untuk hiburan satu malam. Kemudian pening selama setahun memikirkan bagaimana membayarnya.
Bukankah perlakuan ini menjadi penyakit sosial dalam masyarakat?

Dan disinilah dimulainya kenapa banyak terjadi kriminalitas-kriminalitas dinegeri ini. Karena sejak malam tahun baru sudah ditanam benih-benih kriminalitas ini.
Pemerintah sengaja tidakmelarang,karena yang dilihat dari segi bisnis dan keuntungan materi semata. Tidakberfikir efek sepanjang tahun yang akan terjadi.
Semoga kebodohan ini cepat berlalu,dan semoga anda yang membaca artikel ini untuk lebih bisa lagi memanfaatkan waktu yang ada untuk berbuat hal yang positif,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar